Friday, July 30, 2010

UNIQUE


Unik itu sudah menjadi fitrah manusia. Setiap manusia dilahirkan dengan kemampuan berbeda-beda. Setiap manusia pasti memiliki talenta yang berbeda-beda serta memiliki tugas dan fungsi yang berbeda-beda juga.Ini membuat manusia memiliki beragam profesi. Dari mulai seorang professor sampai seorang tukang cukur rambut.

Sebenarnya ada hal yang lebih nyata untuk melihat betapa setiap manusia itu unik. Sampai sekarang tak ada manusia yang benar-benar memiliki penampilan luar yang sama persis. Bahkan bila manusia itu dilahirkan kembar identik. Pasti ada satu hal yang membedakan antara yang satu dengan yang lainnya.

Dan tak heran bila melihat, mendengar atau merasakan ada sesuatu yang unik, di berbagai bidang kehidupan, maka otomatis akan menarik perhatian kita. Karena “Unik” memang telah menjadi panggilan lain dari nama manusia.

Terus terang saja, kata “Unik” ini menarik perhatian saya saat pasar ponsel kita diserbu oleh beragam produk yang seragam.Yaitu ponsel dengan desain QWERTY! Dan hingga sekarang tren tersebut masih terus berlangsung. Yang membuat saya, atau mungkin teman-teman wartawan telekomunikasi, sering tersenyum sendiri adalah keseragaman ini tak hanya pada sisi tampilan atau desain produk tetapi juga pada fiturnya bahkan di strategi harga, penjualan, marketing sampai pemilihan jalur distribusi-pun mereka melakukan yang mirip-mirip kalau tidak mau dikatakan sama.

Lihat saja ciri-ciri yang dilakukan oleh hampir semua ponsel lokal saat ini; ponsel desain QWERTY , fitur nya Dual GSM plus TV, harganya dibawah satu juta, strategi penjualan dan marketing dengan membuat program bundling dengan operator plus pameran di mal-mal dan distribusinya pada dealer yang sama.

Ada semacam homogenisasi dari hulu ke hilir terjadi di industri ponsel lokal. Demikian salah seorang teman berpendapat. Tak ada yang tampak berani membuat loncatan yang berbeda. Keluar dari kolam persaingan homogen dan membuat kolam sendiri.

Harus ada yang memulai untuk berbeda. Agar industri ponsel lokal tampak lebih kreatif, penuh warna dan bergairah. Mungkin bisa dimulai dari hal-hal yang dirasakan dan dilihat oleh konsumen. Misalnya dari sisi desain, fitur serta program penjualan atau marketing yang unik.

Tentu saja ini semua hanya pendapat saya yang hanya mampu mengamati dan merasakan dar luar. Mungkin ada pertimbangan-pertimbangan dari pelaku industri ponsel lokal yang belum dapat saya pahami.

Tapi saya senang hal-hal yang berbeda. Hal yang unik. Dan yang saya pahami adalah; Keunikan desain atau fitur membuat orang dapat membedakan (difference) produk kita dengan produk lainnya. Keunikan program marketing membuat produk kita dapat diserap lebih mudah dalam pikiran konsumen. Jadi, bukankah keunikan menguntungkan kita?

Tiba-tiba saya teringat puisi yang dilontarkan tokoh utama buku The Witch of Portobello, karya Paulo Coelho, bernama Athena. Saat dia ditanya mengapa dia memilih jalan hidup yang unik, berbeda dengan kebanyakan manusia lainnya, dia menjawabnya dengan mengutip sebuah puisi karya Robert Frost “..two roads diverged in a wood, I took the one less traveled by, and that has made all the difference..”. Athena memilih menjadi manusia unik. Akibatnya dia terlihat berbeda dan akhirnya diperhatikan, diperbincangkan dan dicari oleh banyak orang. Bukankah kita ingin produk kita menjadi seperti itu?

2 komentar:

Sany said...

saya da setting gprs dan mms ko beum bsa jg..slalu da kta mnta waktu...gmana nih..

Sany said...

saya da setting gprs dan mms ko beum bsa jg..slalu da kta mnta waktu...gmana nih..