Friday, August 06, 2010

2010: Era Industri Ponsel Merek Lokal


Harus kita akui bahwa cukup sulit untuk memprediksi apa yang akan tejadi di industri telekomunikasi, khususnya ponsel merek lokal, Indonesia dalan satu tahun kedepan atau dalam beberapa bulan ke depan. Industri ini sungguh sangat dinamis dan tak terduga. Perubahan dapat terjadi dengan tiba-tiba dan mengagetkan. Mari kita lihat beberapa catatan yang mengagetkan itu: Tiba-tiba terjadi demam Ponsel TV, yang dipelopori oleh Hitech Mobile, di masyarakat Indonesia pada tahun 2007 lalu. Tiba-tiba muncul puluhan ponsel merek lokal di di Indonesia. Tiba-tiba ponsel QWERTY besutan ponsel merek lokal menjadi fenomena yang dahsyat di masyarakat kita. Tiba-tiba posisi Motorola dan LG digantikan oleh Nexian dan HT Mobile. Tiba-tiba saat ini ponsel merek lokal dapat diterima secara baik, bahkan dicari-cari dan diburu oleh sebagian masyarakat kita.
Beberapa kejadian diatas merupakan hal-hal yang tadinya tidak terpikirkan oleh kita. Bahkan oleh para pelaku di Industri ini. Dengan kondisi pasar yang seperti ini sebenarnya cukup sulit untuk memperkirakan bagaimana fenomena ponsel merek lokal ke depannya, terutama di tahun 2010. Tapi, kita akan coba berdasarkan pengamatan kejadian-kejadian di lapangan.
Nah, beberapa hal yang akan terjadi di industri ponsel merek lokal adalah:
1. Nexian akan masuk tiga besar vendor ponsel di Indonesia. Bahkan, bisa masuk peringkat dua setelah Nokia, bila Sony Ericsson atau Samsung tidak melakukan gebrakan-gebrakan menarik bagi konsumen.
2. Nexian akan terus mengelontorkan beragam ponsel murah dan berkualitas untuk konsumen di Indonesia.
3. Bila hal ini terjadi maka pemain ponsel merek lokal yang memiliki modal pas-pasan dan jaringan distribusi yang lemah akan mati. Ini artinya akan banyak ponsel merek lokal yang tutup merek. Tapi, merek-merek baru akan terus bermunculan.
4. Ponsel merek lokal yang bertahan adalah mereka yang memiliki strategi sales dan marketing jangka panjang, produk bagus yang diminati masyarakat dengan harga murah, jaringan distribusi penjualan yang luas serta memiliki layanan purna jual yang baik
5. Fasilitas Chatting ala Blackberry Messenger (BBM) akan muncul di ponsel merek lokal. Ini akan membuat ponsel merek lokal memiliki daya tarik lebih.
6. Akan diluncurkan ponsel QWERTY 3G merek lokal dengan harga dibawah satu juta rupiah.
7. Sistem operasi Android 2.0 akan mulai dibenamkan di ponsel merek lokal.
8. Akan muncul lagi ponsel TV yang harganya sangat murah, bisa mencapai 500 ribu rupiah.
9. Ponsel merek utama, seperti Nokia dan Sony Ericsson, akan meluncurkan jurus-jurus ampuh guna menangkal serbuaan ponsel merek lokal
10. Pangsa pasar ponsel merek lokal secara keseluruhan akan mencapai angka 25% hingga 35%.

0 komentar: